Rabu, 31 Maret 2010

Puisi-puisi M. Rifqiyadi*

SEPENGGAL BIOGRAFI TIKUS

buat para koruptor

Hei…

Namamu tikus, kedengarannya lucu dan bagus

Namun selalu rakus dan tak pecus

Tempat tinggalmu tak menentu:

Kadang-kadang kau ada di bank merenggut uang

Kadang-kadang kau merampas hak orang

Kadang pula kau menghitung uang di rumahmmu sendiri

Namun yang jelas, alamatmu di gedung-gedung yang besar dan menjulang

Yang penuh dengan kotoran serta sampah

Hobimu senang bermain tipu daya

tak merasa kalau dirimu bersalah dan berdosa

cita-citamu katanya ingin menjadi pejuang

namun mengapa kau masih makan hak orang?

Ah! Sungguh kejam!

Makanan favoritmu uang-uang

Menelannya di gedung-gedung yang besar

Membagikannya pada sekongkolan

Pesanmu memang bijak, menjanjikan didepan orang

Namun kau telah mengingkarinya dibelakang

Bermain tipu daya yang kejam

Membuat semua orang kebingingan

Dan tak punya masa depan

13/03/2010

PARA JELATA

dipagi buta hingga senja

mereka membajak tanah, menanam benih

di ladang, di sawah yang membentang

untuk hidup ke masa-masa

mereka tak hiraukan sengatan matahari

hanya perlu tenang sebentar, lalu kembali meladang

kulit menghitam akibat panas kejam

yang bertengger diatas kepala

“ jangan menyerah! Ini anugerah Tuhan

Biarkan orang-orang tinggi yang tak pecus bersengan-senang dengan keharaman!”

Lalu, disenja ufuk barat

Mereka pulang tanpa uang

Hanya membawa kembali sisa bekal di wadah

Berjalan gontai melewati jalan setapak

Menjadikan jejak

13/03/2010

*penulis adalah santri PP. Annuqayah Daerah Lubangsa Blok B no. 09

0

0 komentar:

Posting Komentar